Halloooow !!! i'm still in the middle of looooong holiday dan selama liburan ini lumayan banyak (kalo lebih dari 2 bisa di katakan banyak) beli novel. sebenernya emang udah ada planning "pokoknya selese ujian gw mau mborong novel sama drama korea" akhirnya berujung tanya sama Hanifah yang notabene tau all about novel dan dia ngasih saran 3 novel yaitu; Paris by Prisca Primasari,Montase by Windry Ramadhina dan Last minute in manhattan by Yoana Dianika. Jadilah pas ke Gramedia purwokerto aku borong semua novel yang hanifah saranin walaupun sebenernya pengen beli novel yang lainnya juga hahaha
soooo this is some review dari novel yang aku baca ;
1. Paris by Prisca Primasari
Judul : Paris - AlinePenulis : Prisca Primasari
Penerbit: Gagas Media
Jumlah Halaman : 214 Halaman
ISBN : 979-780-577-8
Harga : Rp. 42.000
Pembaca tersayang,
Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya-karya sebelumnya Éclair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa.
Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki-laki bernama Sena. Terlepas dari hal-hal menarik yang dia temukan di diri orang itu, Sena menyimpan misteri, seperti mengapa Aline diajaknya bertemu di Bastille yang jelas-jelas adalah bekas penjara, pukul 12 malam pula? Dan mengapa pula laki-laki itu sangat hobi mendatangi tempat-tempat seperti pemakaman Père Lachaise yang konon berhantu?
Setiap tempat punya cerita. Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris dengan prangko yang berbau harum.
Enjoy the journey,
EDITOR
Pertama liat novel ini aku udah langsung jatuh hati karena covernya yang simple tapi menarik apalagi setelah tau kalo novel ini karya Prisca Primasari makin pengen beli deh hahaha. Dari ketiga novel yang aku beli secara bersamaan itu aku langsung milih novel ini to be the 1st one i'm going to read. Begitu buka halaman pertama aku langsung bilang "Waaa ada postcard-nya lucu banget",dan saat itu bukannya aku langsung baca tapi malah buka-buka tiap bab-nya dulu yang ternyata ada ilustrasi gambarnya. FYI ini novel STPC (Setiap Tempat Punya Cerita) pertama yang aku baca karena emang ngga ngeh kalo Gagas media sama Bukune kerja sama bikin proyek STPC ini. Agak ngga sreg juga pas tau kalo kertasnya pake kertas buram tapi setelah baca dari satu kalimat pertama yang berakhir dengan lembar demi lembar halaman yang aku buka and i can't stop ! Sama seperti novel Prisca Primasari yang udah aku baca sebelumnya Eclair : Pagi terakhir di Rusia dan Kastil Es dan Air Mancur yang berdansa gaya bahasa kak Prisca ini bikin aku ngga bisa berhenti baca novel yang jumlah halamannya ngga terlalu banyak ini. Apalagi dengan cerita yang ngga gampang di tebak bahkan terkesan penuh misteri,sudut pandang kak Prisca soal Paris yang di gambarkan beda dari novel-novel berlatar belakang Paris yang udah banyak beredar bikin aku tambah cinta sama novel ini. Dan lagi ending dari cerita ini yang berakhir dengan Happy Ending juga jadi salah satu alasan utama novel ini aku kasih 8 dari 10 bintang. Sebenernya bisa aja kasih 9 atau 10 bintang tapi di novel ini juga ada kekurangannya misal adegan saat Sena di tarik-tarik di Jalanan selama 1 jam masa ngga ada yang nolongin dia?okelah di luar negeri itu orangnya cuek-cuek tapi kayanya kalo orang di siksa pasti bakal di bantuin kan? Trus juga halamannya yang sedikit ceritanya jadi terkesan terburu-buru coba kalo lebih di perluas masalah dan penyelesaiannya but overall novel ini recomended kok :)
2. Montase by Windry Ramadhina

Judul : Montase
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit: Gagas Media
ISBN : 9797806057
Harga : Rp. 49.000
Aku berharap tak pernah bertemu denganmu.
Supaya aku tak perlu menginginkanmu, memikirkanmu dalam lamunku.
Supaya aku tak mencarimu setiap kali aku rindu.
Supaya aku tak punya alasan untuk mencintaimu.
Dan terpuruk ketika akhirnya kau meninggalkanku.
Tapi...,
kalau aku benar-benar tak pernah bertemu denganmu, mungkin aku tak akan pernah tahu seperti apa rasanya berdua saja denganmu. Menikmati waktu bergulir tanpa terasa.
Aku juga tak mungkin bisa tahu seperti apa rasanya sungguh-sungguh mencintai...
dan dicintai sosok seindah sakura seperti dirimu.
ONE WORD !! --> B A G U S !!!!
Ka Windry Ramadhina is one of my favourite author,gaya bahasanya itu loh yang bikin "ewhhhh"
Sampe bingung mau nulis apaan pokoknya mah suka sama novel ini walaupun sad ending *saya termasuk anak yg gasuka baca novel / nonton film yg sad ending* tapi tetep aja bagus. Apalagi karakternya "Haru" even it's just a novel but i can imagine what haru looks like :)) Yang bikin aku tambah kagum sama Ka Windry,di novel ini soalnya penokohannya pake orang pertama pelaku utamanya itu Rayyi -yeah he's a man- dan jujur baru kali ini baca novel yang authornya cewe tapi tokoh utamanya cowok. Btw,my mom sometimes read my novel too jadi begitu selese baca novel ini aku langsung bilang sama ibu "Bu,baca ini deh bagus euy" and after my mom read this novel she said "Teh,kalo ini jadiin film Ibu mau nonton tapi kalo di indo siapa ya yang cocok?emmm kalo di korea mah .....*ibu nyebutin beberapa artis korea*"
Karena emang worth it banget spending 49thousand rupiah for this book,most recomended !
3. Last Minute in Manhattan by Yoana Dianika

Matahari tenggelam sempurna di Manhattan, menghujani gedung-gedung dengan warna senja cakrawala.
Di kota ini, kau akan bertemu Callysta.
Ia menemukan langit yang menaungi senja—membuatnya merasa nyaman, seperti mendapat perlindungan. Membuatnya jatuh cinta.
Namun, jatuh cinta memang tidak semudah yang dibayangkan. Saat cinta mulai menyergap, yang bisa dilakukan hanyalah mempertahankannya, agar tak memburam dan menghilang ketika ragu dan masa silam ikut mengendap.
Di kota ini, gadis itu jatuh cinta, tetapi segera ia surukkan di lorong-lorong gedung-gedung meninggi, dan ia benamkan bersama senja yang tenggelam sempurna.
“Hatiku masih terlalu rapuh,” begitu katanya.
Maukah kau menemaninya di Manhattan?
With love,
Yoana Dianika
Pertama liat novel ini langsung jatuh cinta sama covernya,kayanya ngga ada lagi deh kutipan soal "Don't judge a book by its's cover" karena faktanya sekarang para novelis berlomba-lomba untuk buat novel dengan cover yang menarik. Sebenernya ini novel yang aku baca setelah baca "Paris" tapi belum selesai *bahkan sampe sekarang* i decided to read montase first and continue read this novel later if i'm in good mood *wkwk*. FYI this is the 1st time i read Yoana Dianika's novel dan ternyata not like what i'm expecting. Penggambaran Kak Yoana soal manhattan emang bagus banget di novel ini kita di bawa seolah-olah ikut merasakan Hermosa,St.Cruz,St.Fransisco sampe New York tapi entah kenapa aku ga "comfortable" baca novel ini. Menurut aku konflik di novel ini terlalu bertele-tele misal Callysta dan Sky yang sebenernya saling menyukai satu sama lain tapi malah memendam perasaan mereka menurut aku kebanyakan klisenya hehe tapi ini semua balik lagi soal selera emang aku engga begitu suka novel macem itu eh bukan ngga suka juga yaaa gitu deh *apaan sih lo ghin?*
So,itu 3 novel yang aku review *emang bisa kaya gitu di katakan review ghin?* sebenernya aku udah baca novel lain lagi yang udah selese aku baca yaitu Melbourne by Winna Efendi,plus The truth about forever by Orizuka *sebenernya udah baca waktu itu pinjem Hanifah tapi pengen punya aja wkwk* dan 2 novel STPC dari Bukune dan Gagas Media yang masih dalam perjalanan (?) maksutnya ku beli online gitu makin ngelantur aja nih
Bye ! xoxo
Gue beli yang zürich. Bagus banget! Ya iyalah latar belakangnya swiss gitu 😎 nambah info ttg zürich haha kalo alur ceritanya sih....
ReplyDelete